60 Unit Motor Listrik Honda EM1 e: Sudah Dikirim ke Konsumen

Eskisehiryerelbasin, Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) mengumumkan pengiriman sepeda motor listrik EM1 e: ke pelanggan Indonesia. Mereka mengaku telah mengirimkan 60 sepeda motor listrik Honda EM1 e: ke pelanggan.

Direktur Pemasaran PT AHM Octavianus Dwi Putro mengatakan pihaknya telah mengirimkan 60 unit sepeda motor listrik Honda EM1 e: ke pelanggan, sedangkan sepeda motor lainnya masih menyelesaikan pengajuan subsidi.

Selain itu, pengiriman ke jaringan dealer terus dilakukan dan diperkirakan akan terus meningkat. Kabarnya, Pulau Jawa masih mendominasi pengiriman sepeda motor listrik Honda EM1 e:.

Sejauh ini (sebagian besar) masih orang Jawa karena proses pengiriman masih dilakukan di luar Pulau Jawa, ujarnya saat peluncuran motor baru Honda Stylo 160 di Sikarang, Jumat, 2 Februari 2024.

Octa mengatakan, dari 60 unit sepeda motor tersebut, tidak semua kendaraan yang dikirimkan mendapat insentif sepeda motor listrik sebesar Rp 7 juta. Pasalnya, beberapa pembeli telah ditawari insentif untuk membeli sepeda motor listrik pertamanya.

Vice President PT AHM Thomas Wijaya sebelumnya mengatakan pesanan sepeda motor listrik Honda EM1 e: sudah mencapai sekitar 50-100 unit. Angka tersebut dihitung setelah unit tersebut diperkenalkan di GIIAS pada tahun 2023.

Guna meningkatkan penjualan, Honda juga menyiapkan 660 toko jaringan dealer e:Shop yang khusus melayani sepeda motor listrik. Target 1.000-1.200 toko bisa tercapai pada akhir tahun 2024.

“Satu atau dua model lainnya akan diluncurkan tahun depan. Produksi (kuantitas) tergantung volume dan permintaan,” jelas Thomas Wijaya, 21 Desember 2023.

Maklum, harga motor listrik Honda EM1 e berkisar 40 jutaan rupiah. Harga tersebut belum termasuk diskon insentif pemerintah untuk sepeda motor listrik. Setelah dikurangi subsidi, harganya menjadi Rp 33 juta.

Rekomendasi Editor: Kendaraan listrik Cherio Moda E5 menggunakan baterai lithium iron phosphate. Apa kelebihannya?

Ingin mendiskusikan artikel di atas dengan editor? Mari bergabung di member.Eskisehiryerelbasin/communitas dan pilih grup GoOto

Joan Mir menilai Honda sudah menunjukkan perkembangan positif sejak mengikuti tes MotoGP Sepang. Bisakah Anda bangkit kembali di MotoGP 2024? Baca selengkapnya

Asosiasi Industri Motor Listrik Indonesia (Aismoli) yakin bisa mencapai kuota insentif motor listrik pada tahun ini. Baca selengkapnya

Alva Bakal Rilis Motor Listrik Terbarunya di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024, Model One-nya? Baca selengkapnya

Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) ingin memperluas kebijakan insentif sepeda motor listrik. apa alasannya Baca selengkapnya

Marc Marquez kembali menjelaskan perbedaan cara kerja tim pabrikan Honda dan Ducati usai mengikuti tes MotoGP Sepang di Malaysia. Baca selengkapnya

Ada kekhawatiran bahwa lebih dari 70% pemilik ponsel lipat kini akan beralih kembali ke ponsel konvensional saat mereka membelinya. Baca selengkapnya

Honda telah merilis video teaser Honda CR-V FCEV yang rencananya akan dirilis akhir tahun ini. Baca selengkapnya di sini: Baca selengkapnya

Pebalap LCR Honda, Johann Zarco, memuji penampilan Luca Marini karena dinilai sukses menganalisa motor balap Honda. Baca selengkapnya

Tim balap Visa Cash App Racing Bulls telah mengumumkan mobil F1 2024 bernama VCARB 01. Mobil tersebut ditenagai mesin Honda RBPTH002. Baca selengkapnya

Marc Marquez mengatakan Honda lebih mudah menemukan waktu putaran yang tepat dibandingkan Ducati usai tes di MotoGP Malaysia. Baca selengkapnya

Bukan hanya Mobil, BYD Siap Main Motor Listrik di Indonesia

WAHYU BUDI SANTOSO – Scorpio Electric, produsen skuter listrik yang berbasis di Singapura, mengumumkan kemitraan dengan BYD, produsen kendaraan listrik terbesar di dunia, untuk mengembangkan dan menjual skuter listrik di Asia Tenggara.

Seperti dilansir RidePart pada Selasa (30/1/2023), kemitraan ini akan menjadikan Scorpio Electric menggunakan teknologi dan komponen BYD untuk mengembangkan skuter listrik yang terjangkau dan efisien untuk pasar Asia Tenggara.

Skuter tersebut akan diproduksi di pabrik Scorpio Electric di Indonesia dan dijual di Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina.

Kemitraan ini menjadi langkah penting bagi Scorpio Electric untuk memperluas kehadirannya di pasar Asia Tenggara. Perusahaan bertujuan untuk menjadi pemimpin pasar skuter listrik di wilayah tersebut.

Sebagai referensi, Scorpio telah membuka kantor di Shenzhen, tempat kantor pusat BYD berada. Di sana, karyawan Scorpio melakukan pemeriksaan kendali mutu pada sepeda listrik yang baru dirakit.

Meski Singapura lebih dikenal sebagai pusat keuangan ASEAN dibandingkan pusat manufaktur mobil, Scorpio sebenarnya yakin bisa sukses di pasar yang kompetitif ini dengan memanfaatkan kemampuan manufaktur Tiongkok.

Dia mengatakan model produksi pertama Scorpio, X1, dapat menempuh jarak 200 km bila dikendarai dengan kecepatan yang sama, sementara pesaing biasanya menempuh jarak antara 140 km dan 160 km.