Kinerja Penerimaan APBN Jawa Tengah Masih Tumbuh Positif, Berikut Capaian Realisasinya

Wecome Eskisehiryerelbasin di Website Kami!

Eskisehiryerelbasin- Perwakilan Kementerian Keuangan Jawa Tengah melaporkan kinerja APBN daerah Jawa Tengah periode sampai dengan 31 Desember 2023. Kinerja Penerimaan APBN Jawa Tengah Masih Tumbuh Positif, Berikut Capaian Realisasinya

Penerimaan APBN Jawa Tengah mencapai Rp111,85 triliun (105,73 persen dari target) per 31 Desember 2023, dan realisasi belanja APBN mencapai Rp108,57 triliun (97,63 persen dari target).

Kinerja pendapatan yang terus tumbuh didukung positif oleh kinerja perekonomian yang baik, dan pertumbuhan ekonomi tersebut menjadi landasan yang kokoh bagi APBN untuk mencapai tujuan pembangunan Jawa Tengah pada tahun 2024. Jokowi Tegaskan Kelangkaan Beras tak Terkait Bansos

Baca Juga: Carlos Fortes Resmi Keluar dari PSIS Netizen: Wah Pasar Dagang Tutup, Itu Saja HAHAHA

Selaku Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Jawa Tengah Muhdi mengatakan pengumpulan pajak telah mencapai 49,85 triliun rupiah (109,48 persen dari target).

Pencapaian tersebut mewakili peningkatan signifikan sebesar 7,44% dari kinerja tahun 2022 di tengah fluktuasi perekonomian global yang sangat dinamis.

Penerimaan kepabeanan dan cukai tercapai sebesar Rp55,06 triliun (104,93% dari target), dengan pendapatan terbesar berasal dari penerimaan cukai sebesar Rp52,85 triliun (105,18% dari target).

“Pencapaian target PNBP masih positif yakni mencapai Rp6,94 triliun (146,45% dari target). Pencapaian pendapatan yang relatif kuat ini didukung oleh pemulihan ekonomi di Jawa Tengah yang semakin kuat,” kata Muhdi dalam rapat ALCO secara online, Rabu, 31 Januari. 2024.

Baca selengkapnya: Usai Laga di Surabaya Masalah ini adalah Surat pengunduran diri Carlos Fortes dari PSIS Semarang

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Kanwil DJP Jateng I Max Darmawan, Kepala Departemen Penerangan dan Tata Kelola (DP3) Kanwil DJP Jateng II, Kabag Bea dan Cukai Moshamad Tawfiq, DJBC Pusat Jawa dan Kanwil DIY, Swedia, Kepala Bagian Evaluasi DJKN Jateng dan Kanwil DIY, Yuliadi Puraibawa, dan Wahiu Widodo, pakar lokal di Jawa Tengah.

Ia menambahkan, APBN Provinsi Jawa Tengah tahun 2023 dapat tetap kuat dan sehat. Hal ini dipengaruhi oleh kesadaran akan belanja pemerintah yang semakin berkualitas. Dengan memastikan setiap rupiah dari APBN bermakna bagi masyarakat. Kinerja Penerimaan APBN Jawa Tengah Masih Tumbuh Positif, Berikut Capaian Realisasinya

Baca selengkapnya: Jangan sampai ketinggalan! Menghibur dan menunjukkan bahwa Kota Ratu sudah siap menyambut libur Tahun Baru Imlek.

Pengakuan belanja kementerian lembaga (K/L) tercapai sebesar Rp41,89 triliun (94,95% alokasi).

Secara nominal, realisasi tersebut meningkat signifikan sebesar Rp4,08 triliun (10,78%) dibandingkan realisasi tahun 2022.