Studi Baru Dampak Mengejutkan dari Kebakaran Hutan Boreal

Eskisehiryerelbasin Techno – Sebuah studi baru yang menggunakan metode unik menganalisis gambar hutan dalam yang diambil melalui satelit selama tiga dekade terakhir menemukan bahwa kebakaran hutan dapat mengubah lanskap dengan cara yang tidak pernah dibayangkan para peneliti. Secara historis, kebakaran hutan di hutan pesisir Amerika Utara menggantikan tumbuhan runjung dengan kayu keras, yang tumbuh lebih cepat, menyerap lebih banyak karbon, memantulkan lebih banyak cahaya, mendinginkan iklim, dan menyebabkan lebih sedikit kebakaran. Pada Senin, 23 Oktober 2023, sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Northern Arizona University dalam jurnal Nature Climate Change menemukan bahwa hutan semakin lebat, namun tidak tetap seperti itu. Setelah beberapa dekade, hutan-hutan ini secara bertahap mulai bertransisi menjadi tumbuhan runjung. Selain itu, hilangnya hutan jenis konifera secara tiba-tiba akibat kebakaran diimbangi dengan peningkatan bertahap hutan jenis konifera di kawasan yang tidak pernah terbakar, sehingga tidak ada tutupan hutan berdaun lebar secara keseluruhan. mengubah hutan dari tumbuhan runjung menjadi tumbuhan runjung, namun ketika kami melihat perubahan ini selama beberapa dekade, kami menemukan bahwa kayu keras mulai berubah menjadi tumbuhan runjung 3 hingga 40 tahun setelah kebakaran,” kata Scott Goetz, profesor Regents di School of Informatics. Dikutip oleh PHYS, Selasa, 24 Oktober 2023 Northern Arizona University Computing and Cyber ​​​​​​​Systems (SICCS) dan salah satu penulis studi tersebut.”Ada dinamika reguler yang berperan, tetapi jika Anda menjumlahkan semuanya, iklimnya cukup kecil,” tambah asisten profesor SICCS Logan Berner. “Ini mengejutkan karena beberapa penelitian terbaru menunjukkan peralihan ke hutan gugur. mengejutkan karena beberapa penelitian terbaru menunjukkan peralihan ke hutan gugur. hutan secara lokal dan regional,” kata Logan Berner, asisten profesor riset di SICCS dan rekan penulis penelitian ini. “Penelitian kami menunjukkan bahwa komposisi hutan tidak berubah secara signifikan dalam beberapa dekade terakhir, namun kemungkinan besar pemanasan iklim yang berkelanjutan dan peningkatan aktivitas kebakaran akan meningkat dalam beberapa dekade mendatang. Kami memperkirakan akan terjadi perubahan besar pada komposisi hutan. hutan dalam satu dekade,” tambahnya. Hal ini mungkin tidak berkelanjutan. Hal ini mungkin akan terjadi, kata para peneliti. Karena kebakaran telah meningkat di hutan-hutan ini dalam beberapa dekade terakhir, pemulihan akan terjadi. Jumlah tumbuhan runjung di masa depan lebih kecil kemungkinannya dibandingkan di masa lalu. “Ketika iklim menjadi lebih hangat dan kering, hal ini akan mempengaruhi cara hutan terbakar dan beregenerasi. Hal ini akan memberikan dasar penting untuk penelitian di masa depan,” kata Brendan Rogers, salah satu penulis studi tersebut. Ilmuwan Madya di Pusat Penelitian Iklim Woodwell. “Terutama setelah rekor kebakaran hutan di Kanada pada musim panas, kita akan memahami bagaimana struktur hutan berubah dan merespons kebakaran. Waktu sangat penting untuk mempelajari praktik pengelolaan terbaik dan melindungi manusia dan planet ini,” lanjutnya. Eksperimen Kerentanan Dalam Arktik (ABoVE), dan Goetz adalah Ketua Tim Sains. Sebagai bagian dari proyek di ABoVE, mereka menggunakan citra satelit resolusi tinggi dari hutan lebat di Alaska dan Kanada dari satelit Landsat untuk mengukur perubahan komposisi hutan. kawasan yang terbakar dan tidak terbakar. Mereka juga menggunakan pengukuran reflektansi permukaan satelit untuk memperkirakan dampak perubahan hutan terhadap iklim. Membantu mengurangi dampak perubahan iklim, benarkah PLTS setara dengan menanam 3.000 pohon? Memerangi perubahan iklim penting bagi suatu negara. Penting untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang, khususnya Indonesia. Eskisehiryerelbasin 22 Februari 2024

Kutub Selatan Bulan Diburu Sejumlah Negara, Ini Alasannya

Eskisehiryerelbasin Tekno – Misi Chandrayaan-3 India mengungkap informasi baru tentang Kutub Selatan Bulan yang sampai sekarang masih misterius. Kini AS, Tiongkok, dan Rusia juga berencana menjelajahi kawasan tersebut. Mengapa bidang ini begitu menarik?

Wilayah ini merupakan wilayah yang belum pernah dijelajahi oleh instrumen buatan manusia. Namun, pada bulan Agustus, robot penjelajah bernama Pragyaan berpisah dari induknya Vikrama dan mulai menjelajahi area dekat kutub selatan bulan.

Drone ini termasuk yang pertama mendarat di wilayah kutub Bulan yang suhunya sangat rendah dan penuh kawah.

Berbeda dengan misi Apollo tahun 1960-an dan 1970-an yang berfokus pada wilayah dekat ekuator bulan, Chandrayaan-3 berhasil mendarat sekitar 600 kilometer dari Kutub Selatan.

Jarak ini lebih dekat dibandingkan misi luar angkasa lainnya yang pernah dilakukan. Chandrayaan-3 mendarat hanya dua hari setelah upaya Luna-25 Rusia gagal dan akhirnya jatuh.

Misi tersebut menandai dimulainya gelombang aktivitas baru di permukaan bulan yang misterius, dengan tujuan akhir mengirim manusia ke sana pada akhir dekade ini.

“Sungguh luar biasa hal ini terjadi,” kata Simeon Barber, ilmuwan planet di Universitas Terbuka Inggris, dikutip dari BBC.

AS, China, selain India dan Rusia juga tertarik menjelajahi Kutub Selatan Bulan. Tujuan mereka adalah untuk mengungkap beberapa misteri Bulan yang paling menarik, dan bahkan mungkin mengambil keuntungan dari penemuan mereka. Ada apa dengan kutub selatan bulan yang begitu menarik bagi penjelajah?

Chandrayaan-3 dan miniatur penjelajahnya menemukan petunjuk menarik tentang lingkungan bulan yang mereka pelajari. Dengan kecepatan satu sentimeter per detik, robot Pragyaan mampu bergerak beberapa meter dari kapal induknya.

Selama perjalanan, Pragyan menggali tanah bulan dan menemukan fluktuasi suhu yang nyata. Suhu di permukaan bulan berkisar 50 derajat Celcius, namun ketika mencapai 80 milimeter di bawahnya, suhu turun tajam hingga -10 derajat Celcius. Fluktuasi ini mengejutkan tim peneliti.

Instrumen analisis Pragyana juga mengidentifikasi unsur-unsur seperti belerang, aluminium, besi, kalsium, titanium, mangan, kromium, dan oksigen di tanah bulan. Kedua penemuan ini menunjukkan mengapa para ilmuwan begitu tertarik dengan kutub selatan Bulan.

Karena sumbu rotasi Bulan sedikit miring (1,5 derajat) dibandingkan sumbu Bumi (23,5 derajat), maka di kutub Bulan terdapat kawah yang selalu berada dalam bayangan. Kondisi ini, dikombinasikan dengan suhu rendah, membuat para ilmuwan percaya bahwa es, sebagian besar air, mungkin berada di bawah permukaan atau terlihat.

Para ilmuwan berharap es bisa menjadi sumber daya bagi astronot di masa depan. Saumitra Mukherjee, profesor geologi di Universitas Jawaharlal Nehru, menyebut situs tersebut istimewa dan menekankan pentingnya ketersediaan air.

Bukti terkuat keberadaan es air di Bulan berasal dari eksperimen NASA pada bulan Oktober 2009, ketika mereka dengan sengaja menjatuhkan roket yang sudah dibongkar ke dalam kawah di Kutub Selatan Bulan.

“Gumpalan material tersebut mengandung bukti adanya air,” kata ilmuwan planet Margaret Landis dari Universitas Colorado di AS.

“Ini adalah pengamatan langsung pertama kami terhadap air es di Bulan,” tambahnya.

Beberapa data menunjukkan adanya cahaya yang lebih terang di kutub Bulan, diduga disebabkan oleh es. Selain itu, kandungan hidrogen yang lebih tinggi telah diamati di kutub, yang mungkin disebabkan oleh air es.

Baru-baru ini, ilmuwan NASA William Reich menggunakan teleskop Sophia yang dipasang di pesawat ruang angkasa untuk mempelajari bulan. Misi tersebut mendeteksi hidrogen di lokasi selain lokasi pendaratan Vikram, bagian dari misi Chandrayaan-3 yang mendarat pada 23 Agustus. Penemuan air es ini meningkatkan minat terhadap misi eksplorasi bulan, khususnya di Kutub Selatan.

Aanchal Sharma, mantan ilmuwan ISRO yang kini bekerja di Universitas Trento di Italia, mengatakan penemuan ini memungkinkan para ilmuwan untuk mengkonfirmasi teori lama tentang keberadaan air es di Bulan.

Meskipun informasi dari Chandrayaan-3 sangat berharga, para ilmuwan lebih fokus pada misi yang akan mendarat lebih dekat ke Kutub Selatan. Terdapat kawah-kawah yang tidak pernah disinari matahari yang dikenal dengan sebutan “kawah kegelapan abadi”. Artinya kawah tersebut mampu menyimpan es selama berabad-abad.

Kutub selatan Bulan lebih banyak kawahnya dibandingkan kutub utara, kemungkinan karena lebih banyak terkena dampak meteor. Daerah ini menjadi prioritas utama pencarian es dan suhunya bisa mencapai -200°C.

NASA berencana mengirim robot penjelajah Viper ke Kutub Selatan pada akhir tahun 2024. Viper akan dilengkapi dengan lampu untuk mengungkap rahasia di dalam kawah. Menurut Dan Andrews, manajer proyek Viper, tujuan dari misi ini adalah untuk mengetahui apakah es tersebut berbentuk kristal besar atau kecil.

Namun, Viper mungkin akan didahului oleh misi Micro-Nova milik perusahaan Intuitive Machines AS, yang dijadwalkan diluncurkan pada awal tahun 2024. Meski tidak memiliki peralatan penggali, Micro-Nova direncanakan akan “melompat” ke dalam kawah di Kutub Selatan, yang mengawali laporan.

Tak hanya itu, India dan Jepang juga berkolaborasi dalam Chandrayaan-4 yang juga menuju Kutub Selatan. Tiongkok dan Rusia juga mempunyai rencana serupa di bidang ini.

Ada banyak alasan ilmiah untuk menjelajahi Kutub Selatan Bulan. Para ilmuwan ingin mengetahui asal usul air di bulan, yang mungkin disebabkan oleh letusan gunung berapi purba di bulan miliaran tahun yang lalu, asteroid atau komet, atau bahkan angin matahari. Yang lebih mengkhawatirkan lagi, Iran mengirimkan 400 rudal balistik ke Rusia. Republik Islam Iran dilaporkan telah mengirimkan sejumlah besar rudal balistik permukaan-ke-permukaan yang kuat ke Rusia, menurut enam sumber akurat, memperdalam pekerjaan Eskisehiryerelbasin.co .id 23 Februari 2024

‘Total Football’ untuk Mencegah dan Beradaptasi dengan Perubahan Iklim

Jakarta – Indonesia akan memasuki masa emas atau 100 tahun dalam 22 tahun. Generasi sekarang pada tahun itu menerima pendidikan sekolah menengah atas dan tinggi serta bonus kependudukan Indonesia. Mereka adalah pengambil keputusan strategis di berbagai departemen dan tingkat kepemimpinan. “Meski terjadi perubahan iklim, Indonesia harus bisa memastikan generasi emas tetap berada dalam kondisi yang baik untuk hidup di tahun 2045. Oleh karena itu, generasi saat ini harus ‘play full football’ untuk bergerak maju mencegah dan beradaptasi terhadap perubahan iklim dengan bekerja sama. Ekonom senior Emil Saleem mengatakan pada Senin 18/2023. Ia juga menyampaikan bahwa generasi sekarang harus menjaga kelestarian Indonesia pada tahun 2045 dan seterusnya.Menteri Lingkungan Hidup di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto mengajak seluruh elemen untuk berkontribusi nyata dalam komitmen Indonesia dalam melaksanakan proyek mitigasi dan adaptasi yang bekerja sama dengan pemerintah, dunia usaha, dunia pendidikan dan komunitas sosial lainnya, Bapak Emil Salim menekankan bahwa: “Semua ini untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia agar mampu melakukan mitigasi dan adaptasi dalam menghadapi krisis. di tengah perubahan iklim, yang merupakan tugas besar yang harus diselesaikan”. Sementara itu, Ibu Amelia Farina Salim, presiden Yayasan Emil Salim Institute mengatakan bahwa parahnya dan meluasnya peristiwa bencana akibat pemanasan global semakin menunjukkan fenomena perubahan iklim. perubahan iklim, perubahan iklim saat ini merupakan fenomena baru. Tidak pernah terjadi. terjadi sebelumnya. Selain itu, fenomena alam seperti gelombang panas, hujan lebat, kekeringan, dan badai diperkirakan akan lebih sering dan meluas terjadi di masa depan. Berbagai sektor,” Amelia Farina Salim, E Kurniawan Padma, Direktur Emil Salim Institute mengatakan: Energi berperan penting dalam mengurangi emisi gas rumah kaca atau GRK penyebab perubahan iklim. Sektor energi menyumbang emisi sebesar 37 GtCO2e , dari jumlah tersebut, pembakaran minyak menghasilkan 34 GtCO2e, atau 40 persen dari seluruh emisi gas rumah kaca di seluruh dunia.” Di sisi lain, ketahanan energi merupakan salah satu emisi dasar manusia. Perlunya dan tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) oleh karena itu pemanfaatan energi bersih berbasis sumber daya alam (SDA) akan menciptakan ketahanan perekonomian melalui ketersediaan energi berkelanjutan,” kata Padma. Bantu kurangi dampak perubahan iklim, sebenarnya PLTS setara dengan menanam 3000 pohon? Mengatasi perubahan iklim merupakan faktor penting dalam menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi masyarakat, generasi penerus, khususnya Indonesia. Eskisehiryerelbasin 22 Februari 2024

Rusia Akan Meluncurkan 10 Pesawat Berawak ke Luar Angkasa

JAKARTA – Misi penjelajahan luar angkasa akan semakin semarak di masa depan. Sebagai negara adidaya, Rusia meluncurkan 10 program luar angkasa pada tahun 2028-2033.

Saat ini, para insinyur Rusia sedang membangun kapal lapis baja yang akan dikirim ke Stasiun Layanan Orbital Rusia (ROS).

Seperti dilansir Sputnik, Rabu (24/1/2024), Perancang Umum Kompleks dan Sistem Rusia Vladimir Solovyov mengatakan, tiga pesawat generasi terbaru dan tiga kapal kargo ROS canggih akan masuk ke ROS pada tahun 2028.

“Kemudian pada tahun 2029, rencana untuk meluncurkan satu kapal penjelajah bersenjata dan tiga kapal pengangkut,” kata Solovyov.

Pada tahun 2030, pembangunan stasiun luar angkasa diharapkan selesai dalam konfigurasi minimum, dengan dua pesawat ruang angkasa aural dan tiga pesawat ruang angkasa pengembangan tiba di sana. Pada tahun 2031, tiga kapal barang dan satu kapal barang direncanakan terbang, dan pada tahun 2032 direncanakan dua kapal barang dan tiga kapal barang.

Selain itu, pada tahun 2033 tiga pesawat kargo Vikas dan satu Orel akan berangkat ke stasiun tersebut. Menurut usulan Solovyov, semua peluncuran akan dilakukan dari Kosmodrom Vostochny.

Mengejutkan, Ilmuwan Temukan Fakta Bumi Pernah Berbentuk Datar

JAKARTA – Perdebatan Bumi Bulat vs Bumi Datar terbukti sangat bermanfaat. Baru-baru ini seorang ilmuwan, Dr. Dimitris Stamatellos menyadari bahwa bumi dulunya datar. Dia terkejut dengan temuannya.

“Kami telah mempelajari pembentukan planet sejak lama, namun sebelumnya kami tidak pernah terpikir untuk mengkaji bentuk planet saat terbentuk dalam simulasi. Saya selalu berasumsi bahwa mereka berbentuk bola. Kami sangat terkejut saat mengetahui bahwa itu adalah bola pipih, sangat mirip dengan permen!” kata Dr Dimitris Stamatellos, yang bekerja di University of Central Lancashire (UCLan), dilansir Greek Reporter, Rabu (2/7/2024). .

Bisa jadi Bumi datar ini menurutnya muncul miliaran tahun lalu. Planet, kata Dr. Dimitris Stamatellos, terbentuk dari piringan protoplanet, berupa cincin debu dan gas yang mengelilingi bintang. Namun bagaimana hal ini terjadi masih menjadi perdebatan. Teori yang paling umum diterima disebut akresi sentral, di mana partikel debu mulai menyatu membentuk objek yang semakin besar hingga menjadi planet.

Model yang kurang populer namun masih memungkinkan, yang disebut stabilitas cakram, diperkirakan terjadi jauh lebih cepat, ketika cakram mendingin dan hancur menjadi gumpalan yang kemudian menjadi planet.

Untuk studi baru ini, tim UCLan yang dipimpin oleh Dr Dimitris Stamatellos menjalankan simulasi superkomputer pembentukan planet untuk menyelidiki aspek yang sebagian besar terabaikan – seperti apa bentuk planet muda?

Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa ketika planet-planet terbentuk menggunakan metode stabilitas cakram, planet-planet tersebut tidak tumbuh secara seragam dan tetap berbentuk bola seiring berjalannya waktu – sebaliknya, mereka cenderung mengumpulkan lebih banyak material di kutubnya dibandingkan di kutubnya. peregangan. mereka dalam “bola pipih”, yang merupakan bentuk oval agak pipih. Seiring pertumbuhan planet-planet muda, tentu saja mereka pada akhirnya akan mengambil bentuk bola yang biasa kita kenal.

Meskipun sejauh ini ini hanya simulasi, tim mengatakan pengamatan terhadap planet-planet muda untuk melihat apakah ada di antara mereka yang memiliki bentuk aneh ini dapat membantu mengonfirmasi atau mengesampingkan metode pembentukan planet stabil di piringan.

Para peneliti mengikuti penemuan ini dengan menggunakan model komputer untuk memeriksa bagaimana bentuk planet-planet ini dipengaruhi oleh lingkungan tempat mereka terbentuk dan untuk menentukan komposisi kimianya untuk dibandingkan dengan pengamatan yang dilakukan oleh James Webb Space Telescope (JWST).

Pengamatan terhadap planet-planet muda menjadi mungkin dilakukan dalam beberapa tahun terakhir dengan bantuan fasilitas observasi seperti Atacama Large Millimeter Array (ALMA) dan Very Large Telescope (VLT).

Bumi Datar adalah konsepsi kuno dan terbantahkan secara ilmiah mengenai bentuk Bumi sebagai bidang atau cakram. Konsep Bumi bulat muncul dalam filsafat Yunani kuno bersama Pythagoras (abad ke-6 SM). Namun, sebagian besar kaum Presokratis (abad ke-6-5 SM) tetap mempertahankan model Bumi datar.

Pada awal abad ke-4 SM, Plato menulis tentang Bumi yang berbentuk bola. Sekitar tahun 330 SM, mantan muridnya, Aristoteles, memberikan bukti empiris yang kuat tentang bumi bulat. Pengetahuan tentang bentuk global Bumi mulai menyebar ke luar dunia Helenistik.

Waspadai Hujan Angin dan Petir di Sejumlah Wilayah Jakarta pada Siang

Eskisehiryerelbasin, JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, pada Rabu (17/1/2024), hujan disertai petir dan angin kencang akan melanda sebagian wilayah DKI Jakarta pada siang hari. . Masyarakat diminta mewaspadai situasi ini.

Berdasarkan data yang dirilis situs resmi BMKG, cuaca pagi hari terjadi di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.

Pada sore hari, awan gelap akan menyelimuti Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Kepulauan Tausani.

BMKG mengatakan, hujan disertai petir dan angin kencang dalam jangka pendek kemungkinan terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat pada siang hari.

Pada malam hari, cuaca kembali berawan di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.

Cuaca mendung masih akan menyelimuti seluruh wilayah Jakarta dan Kepulauan Seribu pada Jumat (18/1/2024).

Suhu di Jakarta dan Kepulauan Seribu berkisar antara 24 hingga 32 derajat Celcius, dengan kelembapan antara 75 hingga 95 persen.

Seperti Apa Bentuk Sidratul Muntaha? Pohon yang Disebut dalam Al Qur’an

JAKARTA – Siddural Munta sangat terkenal di kalangan umat Islam, kata ini tercatat dalam Al-Qur’an yaitu kisah Isra ‘Miraj’ Nabi Muhammad SAW dari Masjid Haram di Mekkah hingga Masjid Aqsa di Palestina hingga naik ke surga ketujuh. . Lalu berapa ukuran Sidratul Muntah? Sebuah pohon disebutkan dalam Al-Qur’an

Sidratul Munta secara harafiah adalah pohon tumbang Nama lainnya adalah Pohon Kehidupan Tentang bentuk dan letaknya hanya Allah SWT yang mengetahui, karena itu adalah urusan ghaib Namun tidak mungkin orang seperti Nabi Muhammad SAW dapat mengetahuinya melalui beliau.

Bentuk Sidratul Muntah, informasi lengkapnya ada di Al-Qur’an dan Hadits Dikutip dari NU Online, Al-Qur’an menyebutkan Siddratulmunta pada surat Sabha ayat 16 dengan arti pohon Vidara; Surat al-Waqiyah ayat 28 yang artinya pohon birch tidak berduri; Hal serupa juga terjadi pada surat an-Najm ayat 14 dan 16

Surah-an-Nazam ayat 13 mengatakan: “Sesungguhnya dia (Nabi Muhammad) melihatnya (Jibril dalam wujud aslinya) pada kesempatan lain, (saat itu) di Sidduralmunta.

Dari sini diketahui bahwa Muhammad SAW adalah orang yang dibolehkan bersaksi kepada Sidratulmuntah sebelum ia mendapat perintah shalat lima waktu.

Kemudian pada ayat berikutnya surat an-Nazma dikatakan: “Dekat surga tempat tinggal. (Nabi Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratulmunta menutupinya dengan sesuatu. Dalam ayat-ayat tersebut dijelaskan lokasi Sidratul Munntah dekat surga

Ibnu Katsar mengutip Imam Ahmad dari Ibnu Mas’ud r.a. Tentang makna ayat ini: Dan Muhammad melihat Jibril (dalam wujud pertamanya) di lain waktu (yakni) di Sidratil Munta.

Nabi SAW pernah bersabda: Aku melihat Jibril (dalam wujud awalnya), dia bersayap enam, mutiara beraneka warna dan batu rubi tersebar di bulu sayapnya.

Tekan Risiko Pembiayaan Bermasalah dengan Sentralisasi dan Transformasi Digital

Eskisehiryerelbasin Tekno – Sentralisasi dan transformasi digital yang dimulai empat tahun lalu dan berlanjut pada tahun ini telah membantu proses bisnis menjadi lebih efisien dan produktif, sekaligus mengurangi risiko permasalahan keuangan. Djaja Suryanto Sutandar, Direktur Utama WOM Finance, mengatakan hal ini berdampak pada perusahaan sehingga dapat melakukan analisis konsumen dengan lebih cermat dan akurat. Selain itu, didukung dengan layanan operasional yang berkualitas, teknologi tepat guna dan sumber daya manusia (SDM) yang memadai, manajemen yang kompeten dan profesional, hasil kinerja WOM Finance pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. “Kami optimis dapat melanjutkan tren ini dengan menjaga kualitas aset yang baik dan cadangan yang memadai, sambil terus melakukan transformasi operasional bisnis dan meminimalkan risiko melalui tata kelola perusahaan yang baik.” Lisa Hadi, Direktur WOM Finance, mengaku hingga September 2023, perusahaannya kembali mencatatkan pertumbuhan positif dan WOM Finance berhasil menyalurkan pembiayaan sebesar Rp4,3 triliun, meningkat 32% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kontribusi terbesar berasal dari sektor multiguna dengan pendanaan MotorKu dan MobilKu sebesar Rp3,1 triliun, disusul pembiayaan sepeda motor baru dan logam mulia sebesar Rp1,2 triliun. Per September 2023, WOM Finance meraih laba bersih Rp 141 miliar, naik 15% year-on-year. Total aset mencapai Rp 6,6 triliun pada September 2023, naik 19% year-on-year. “Peningkatan kinerja secara keseluruhan berkat upaya manajemen dan karyawan,” kata Lin. Kami juga siap untuk berekspansi lebih luas dan mencapai pertumbuhan yang lebih besar dan berkelanjutan.” Dirut BRI: Digitalisasi tidak akan berujung pada PHK tetapi akan meningkatkan efisiensi dan produktivitas pekerja. Digitalisasi adalah cara BRI meningkatkan efisiensi kerja dengan meningkatkan produktivitas pekerja, sehingga kami memastikan digitalisasi tidak berujung pada PHK. Eskisehiryerelbasin 30 Januari 2024

Proses ‘Lahirnya’ Bulan

Jakarta – Tim ilmuwan internasional dari China dan Amerika Serikat (AS) menemukan penemuan luar biasa yang menunjukkan bahwa dua benda besar yang terkubur di mantel bumi mungkin merupakan sisa-sisa pembentukan Bulan sekitar 4,5 miliar tahun lalu. Dilaporkan Eskisehiryerelbasin Tekno dari Xinhua, Rabu 10 Januari 2024 Sebuah teori terkemuka mengatakan bahwa Bulan terbentuk ketika sebuah planet seukuran Mars bernama Theia menabrak Gaia, atau Bumi tua, dan dampaknya melemparkan lapisan atas Bumi ke luar angkasa, di mana itu puing-puing menyatu dan membentuk kembali bulan. Para peneliti dari California Institute of Technology, Arizona State University dan Shanghai Astronomical Observatory (SHAO) di bawah Chinese Academy of Sciences memberikan bukti baru untuk hipotesis ini dalam sebuah penelitian yang diterbitkan Kamis di jurnal Nature. Mereka mengusulkan bahwa dua anomali seukuran benua dengan kecepatan seismik rendah di mantel paling bawah, masing-masing di bawah benua Afrika dan Samudra Pasifik, dapat muncul dari bahan mantel Theia (TMM), yang pada dasarnya lebih tebal 2 hingga 3,5 persen daripada mantel. dari proto-bumi. Dengan menggunakan simulasi tumbukan raksasa, tim peneliti menunjukkan bahwa sebagian kecil dari mantel Theia mungkin terkirim dan terawetkan di dalam mantel padat bagian bawah proto-Bumi setelah tumbukan raksasa yang membentuk Bulan. Mereka menemukan sisa-sisa Theia, seperti Bulan. batuan, kaya akan besi, membuatnya lebih padat dibandingkan material di sekitarnya. Bongkahan padat berukuran puluhan kilometer setelah tabrakan mungkin telah jatuh dan terakumulasi dalam tumpukan termokimia di atas inti bumi dan bertahan hingga hari ini sebagai konsekuensi alami dari dampak raksasa yang membentuk Bulan, menurut penelitian tersebut. Hasil penelitian ini juga memberikan perspektif baru untuk memahami struktur internal Bumi, evolusi jangka panjang Bumi, dan bahkan proses pembentukan Tata Surya bagian dalam. asal usul heterogenitas awal mantel dan menandai titik awal evolusi geologi bumi dalam 4,5 miliar tahun,” kata Deng Hongping dari SHAO, salah satu penulis studi tersebut. “Penelitian kami mungkin memberikan petunjuk mengenai layak huninya planet ekstrasurya di luar tata surya kita,” tambah Deng. 5 Negara Ini Siap Menjajah Bulan Baru-baru ini Jepang berhasil meraih prestasi menjadi negara kelima yang berhasil mendarat di Bulan. Keberhasilan ini menjadikan Jepang sebagai negara yang penuh ambisi. Eskisehiryerelbasin 25 Januari 2024

Hal Mengerikan Terjadi kalau Semua Ikan di Lautan Hilang

Jakarta – Selain luasnya, laut juga penuh dengan kehidupan yang berasal dari berbagai tumbuhan, mikroba, serangga, karang, kepiting, cumi-cumi, paus bahkan ikan.

Lautan penuh dengan ikan, sehingga ikan merupakan jumlah terbesar kedua dari seluruh karbon – materi yang terbentuk dari makhluk hidup – di seluruh dunia hewan. Mereka berada di belakang kelompok yang mencakup serangga dan krustasea.

Kebanyakan orang hanya berinteraksi dengan laut dari pantai atau naik perahu, sehingga sulit membayangkan berapa banyak ikan yang ada di luar sana. Namun lautnya penuh dengan ikan, dari satu negara ke negara lain.

Ikan ini juga tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran, mulai dari ikan sarden kecil, guppy, dan blennies yang ditemukan di terumbu karang hingga ikan besar dan paus yang ditemukan di laut lepas.

Ikan-ikan ini memainkan peran berbeda dalam ekosistemnya, mendukung kehidupan organisme lain di sekitarnya. Jika suatu saat mereka menghilang, keadaan laut akan sangat berbeda. Ikan sebagai makanan

Science Alert Report Rabu 16 Januari 2024, Ikan berperan penting sebagai predator dan mangsa dalam ekosistem laut. Ribuan spesies di ekosistem perairan dan darat bergantung pada ikan sebagai makanannya, termasuk manusia.

Di ekosistem terumbu karang, ikan-ikan besar dan hewan laut lainnya memakan ikan-ikan kecil. Artinya, ikan kecil merupakan basis jaring makanan – ikan kecil menyediakan energi bagi ikan besar dan makhluk hidup lainnya.

Bahkan tumbuhan darat pun bisa mendapatkan manfaat dari kehadiran ikan. Salmon yang kembali ke sungai setelah bertahun-tahun menghabiskan waktu di lautan di pantai barat Amerika Serikat bertindak sebagai ban berjalan untuk makanan.

Ikan salmon tidak hanya memakan hewan yang menangkapnya, seperti beruang, tetapi juga tumbuhan di sekitar sungai. Penelitian telah menunjukkan bahwa beberapa tanaman mendapatkan hingga 70% nitrogennya dari salmon yang mati di atau dekat tepi sungai.

Manusia juga bergantung pada ikan sebagai sumber makanannya. Ikan dan produk ikan lainnya merupakan sumber protein penting bagi sekitar 3 miliar orang. Populasi manusia di seluruh dunia telah mengonsumsi dan mengikuti ikan selama ribuan tahun.

Ikan juga lebih dari sekedar makanan. Saat ikan mencari makan, mereka dapat menciptakan dan memelihara habitat penting bagi organisme lain. Di ekosistem terumbu karang, ikan pemakan tumbuhan mengendalikan pertumbuhan alga dengan terus-menerus memakannya.

Tanpa bantuan tumbuhan atau ikan pemakan tumbuhan ini, daun-daun tersebut akan tumbuh dengan cepat dan membakar karang, sehingga secara efektif membunuhnya.

Salah satu jenis ikan herbivora, yaitu ikan kakatua, memakan karang secara langsung. Pada awalnya hal ini mungkin tampak buruk bagi karang, tetapi memakan ikan kakatua dapat meningkatkan laju pertumbuhan koloni karang.

Bahkan tumbuhan darat pun bisa mendapatkan manfaat dari kehadiran ikan. Salmon yang kembali ke sungai setelah bertahun-tahun menghabiskan waktu di lautan di pantai barat Amerika Serikat bertindak sebagai ban berjalan untuk makanan.

Ikan salmon tidak hanya memakan hewan yang menangkapnya, seperti beruang, tetapi juga tumbuhan di sekitar sungai. Penelitian telah menunjukkan bahwa beberapa tanaman mendapatkan hingga 70% nitrogennya dari salmon yang mati di atau dekat tepi sungai.

Manusia juga bergantung pada ikan sebagai sumber makanannya. Ikan dan produk ikan lainnya merupakan sumber protein penting bagi sekitar 3 miliar orang. Populasi manusia di seluruh dunia telah mengonsumsi dan mengikuti ikan selama ribuan tahun.

Selain itu, ikan menciptakan habitat bagi hewan lain dan mempengaruhi lingkungannya dengan mencampurkan pasir sambil mencari makanan. Dengan menggerakkan pasir, mereka mengungkap makhluk kecil yang tersembunyi di pasir yang bisa dimakan hewan lain.

Meskipun banyak spesies ikan yang hidup di lautan, keberadaannya dapat dirasakan di banyak habitat. Mereka dapat secara langsung dan tidak langsung mempengaruhi kehidupan organisme yang bergantung padanya untuk mendapatkan makanan dan tempat tinggal.

Tanpa ikan, bumi lambat laun akan kehilangan pantai berpasir putihnya yang indah, ekosistem karang akan ditumbuhi alga, banyak orang akan kehabisan makanan, dan kita akan kehilangan beberapa makhluk paling menarik di planet ini. Bea dan Cukai Penjaga Cukai Ikan Kerapu Nilai Ekspor USD 84.236 Memudahkan kerja Bea dan Perindustrian untuk memperlancar perdagangan dan industri, Bea dan Cukai Tual bersama pedagang hasil ikan pada ekspor perdananya di tahun 2024. Eskisehiryerelbasin.co .id 31 Januari 2022

Al Quran dan Sains Ungkap Gunung Bergerak Seperti Awan, Benarkah?

Eskisehiryerelbasin Digital – Al-Qur’an merupakan kitab suci agama Islam yang diyakini umat Islam sebagai wahyu Tuhan kepada Nabi Muhammad SAW. Buku ini tidak hanya memuat ajaran agama, moral, dan etika, tetapi juga banyak petunjuk tentang alam semesta dan fenomena alam.

Topik menarik yang sering dibicarakan adalah pernyataan Al-Qur’an tentang gunung yang bergerak seperti awan. Mari kita telusuri perspektif ini lebih dalam dari perspektif Islam dan sains.

Dalam surah An-Naml (surah 27), ayat 88, Al-Qur’an mengatakan: “Kamu melihat gunung-gunung, lalu kamu mengira gunung-gunung itu tetap pada tempatnya, padahal gunung-gunung itu bergerak seperti lintasan awan. (Artinya) Tuhan Yang Maha Pencipta dari semuanya, sesungguhnya Allah Dia mengetahui segala sesuatu yang kamu kerjakan.”

Ayat ini sering diartikan oleh umat Islam sebagai gambaran gunung yang bergerak ketika Tuhan menghukum orang yang durhaka.

Dari sudut pandang ilmiah, pegunungan merupakan formasi geologi yang ada dalam skala waktu yang sangat panjang dan stabil. Seperti awan ringan yang mengambang, saya tidak bisa bergerak. Oleh karena itu, pernyataan Al-Qur’an tentang gunung yang bergerak seperti awan sering dianggap sebagai pernyataan metaforis atau simbolis daripada pernyataan literal.

Bukti geologi dan geofisika menunjukkan bahwa pegunungan terbentuk melalui proses geologi yang sangat lambat yang melibatkan pergerakan lempeng benua, tumbukan lempeng, dan aktivitas tektonik lainnya. Ini adalah proses yang berlangsung ribuan hingga jutaan tahun. Dalam skala waktu manusia, gunung dianggap statis dan tidak bergerak. Pentingnya interpretasi

Dalam Islam, tafsir adalah proses menafsirkan dan menjelaskan isi Al-Qur’an. Para ulama dan ulama Islam memberikan penafsiran yang berbeda-beda terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, termasuk ayat tentang gunung yang bergerak seperti awan.

Hal ini sering ditafsirkan sebagai gambaran kuasa dan mukjizat Tuhan, bukan sebagai pernyataan ilmiah yang dipahami secara harfiah. Adhisty Zara menjadi santri di film Munkar, dan berperan sebagai santri yang mendalami ilmu hafalan Alquran merupakan tantangan unik bagi Adhisty Zara. Agar perannya maksimal, Zara bahkan berusaha memperdalam ilmu membaca Al-Quran Eskisehiryerelbasin 30 Januari 2024

Viral Buaya Berkeliaran di Jalan Raya Gara-gara Banjir Bandang

Australia – Hujan deras mengguyur Queensland di timur laut Australia, memaksa ratusan orang meninggalkan rumah mereka atau tinggal di atap rumah sambil menunggu penyelamatan oleh kelompok sayap kiri. Lebih dari 300 orang dievakuasi semalaman dari banjir di tengah kekhawatiran Cairns, rumah bagi hampir 160.000 orang, akan kehabisan air minum bersih. jasper. “Ada orang terjebak di atap dan di sana sepanjang malam,” kata Perdana Menteri Queensland Steven Miles, seperti dilansir The Guardian, Rabu 20 Desember 2023. Sembilan orang, termasuk seorang anak, terjebak di atap suatu tempat. rumah sakit sekitar 170. kilometer utara Cairns, katanya. “Kami tidak bisa memberi mereka dukungan udara karena cuaca terlalu dingin dan hujan deras,” katanya. “Jadi kami siap melakukan penyelamatan. Tapi kami harus menunggu sampai situasi aman untuk melakukan penyelamatan.” dan air bersih, ada bahaya baru yang mengintai warga kota yaitu tongkat dan ular. Sebuah sungai yang mengalir di dekat taman umum sebuah kompleks perumahan. Polisi mengatakan kedua anak kecil tersebut menghubungi mereka setelah melihat reptil tersebut, dan petugas layanan sosial berada di lokasi setelah melihat video tersebut di media sosial, media sosial. Masyarakat di daerah yang terkena dampak “seharusnya tidak mengharapkan banjir dan penangkapan hewan-hewan ini merupakan pengingat bahwa alang-alang dapat ditemukan di tempat-tempat umum, termasuk tempat-tempat yang belum pernah terlihat sebelumnya,” kata badan lingkungan hidup negara dalam sebuah pernyataan. Video Pajero Sport Lewati Banjir, Netizen Takjub Banjir merupakan bencana alam yang kerap membuat pengendara enggan menuju lokasi terdampak. Pasalnya, kondisi ini dapat merusak kendaraan Eskisehiryerelbasin 31 Januari 2024

Jaga Kepuasan Pelanggan Purnajual dengan Teknologi AI

Eskisehiryerelbasin Tekno – Penerapan algoritma kecerdasan buatan (AI) atau machine learning (ML) menjadi salah satu kunci efisiensi dan peningkatan layanan bisnis. Indonesia diprediksi akan merasakan dampak ekonomi hingga Rp 5.596 triliun dalam beberapa tahun terakhir melalui penggunaan AI. Jumlah ini merupakan yang tertinggi di ASEAN. Salah satu tantangan yang dihadapi Blibli sebagai pemain di industri e-commerce Indonesia adalah menjaga kepuasan pelanggan pada fase purna jual. Untuk itu, Blibli melakukan revolusi bisnis dengan menerapkan teknologi AI dan ML pada proses pengembalian barang secara langsung. Pada tahap purna jual, konsumen seringkali kebingungan mengenai mekanisme pengembalian barang yang benar, aman dan nyaman, serta kesulitan dalam mencari informasi mengenai hal tersebut. Survei Statista pada Juni 2023 menunjukkan bahwa kemudahan pengembalian barang adalah salah satu hal terpenting. salah satu pertimbangan terpenting bagi masyarakat Indonesia ketika memilih e-platform. Blibli terus memperkuat pendekatan hi-tech dan hi-touch berstandar global untuk mengoptimalkan pengalaman purna jual pelanggan. Pada tahap ini, Blibli menerapkan teknologi AI dan ML yang ditandai dengan tersedianya Solusi Pengembalian Instan melalui website dan aplikasi. Solusi Pengembalian Instan ini memudahkan pelanggan dalam mengembalikan barang sesuai ketentuan. Ikuti saja panduan pada form yang muncul di aplikasi dan website Blibli, termasuk melampirkan gambar produk, maka Teknologi AI Damage Product Detection akan secara otomatis memeriksa kondisi barang yang ingin Anda kembalikan. AI Auto Solution Rekomendasi kemudian menggunakan data hasil audit beserta data riwayat belanja pelanggan dan kebijakan pengembalian produk untuk memberikan solusi. Pelanggan Blibli dapat menemukan solusi Pengembalian Instan ini untuk pengembalian barang setelah pembelian atau setelah selesai transaksi.

Apabila terdapat perbedaan pada barang yang diterima dan ingin dikembalikan, pelanggan Blibli dapat langsung memprosesnya secara mandiri. Pertama pilih dan foto barang yang ingin Anda kembalikan. Kedua, lengkapi dan kirimkan formulir secara online untuk mendapatkan nomor aplikasi yang dapat digunakan untuk melacak kemajuan proses. Apabila diperlukan informasi tambahan, pelanggan akan menghubungi Agen Blibli Care. Pada proses ini, fungsi AI Damage Product Detection akan bekerja secara otomatis mendeteksi kondisi barang yang ingin dikembalikan melalui foto yang dilampirkan pelanggan dan segera memberikan rekomendasi solusi. Misalnya jika barang yang diterima dalam keadaan rusak, maka hasil deteksi AI pada gambar akan menginstruksikan pusat pengembalian barang untuk segera mengirimkan penggantinya. Berkat teknologi AI dan ML, proses mendeteksi kerusakan dan merekomendasikan solusi hampir 50 persen lebih cepat. “Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi bisnis untuk mendukung efisiensi operasional, seperti penerapan AI dan ML pada rekomendasi kemasan serta sistem manajemen pengembalian yang terintegrasi,” ujar Azizah Purwitasari, Head of Business Process Transformation Book. Tantangan Pemilu 2024: Disinformasi, Politik Identitas, dan Teknologi AI Pemilu 2024 akan segera dilangsungkan pada tanggal 14 Februari. Pemilu ini diharapkan dapat berlangsung secara demokratis, adil, adil, dan damai. Namun untuk Eskisehiryerelbasin 29 Januari 2024